Skip to main content

Apakah Tuhan itu Ada, Mana Buktinya Secara Ilmiah, Logika dan Akal?

benarkah tuhan itu ada

Pertanyaan Apakah Tuhan itu ada? berikan buktinya secara logika, akal dan ilmiah bahwa Tuhan itu ada. Pertanyaan ini kebanyakan muncul dari sebagian besar golongan atheis yang mengingkari adanya eksistensi Tuhan. Mereka berpandangan sempit akan keberadaan Allah karena kepercayaan mereka hanya sebatas material saja.

Tuhan adalah sesuatu yang ghaib ( tidak tampak ), namun diyakini Allah itu ada oleh umat beragama. Secara logika dan perhitungan matematika sesuatu yang tidak tampak itu belum tentu salah dan belum tentu juga benar. karena ini melibatkan keterbatasan pada kemampuan manusia.

Manusia serba keterbatasan dan jauh dari kesempurnaan,  misalnya keterbatasan akal: kita tidak mampu mengetahui semua hal baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Keterbatasan indra penglihatan, penciuman, dan lain-lain. Kita tidak sanggup melihat menembus tembok, tidak bisa mencium bau dengan radius berkilo-kilo. Ini artinya manusia tidak akan pernah lepas dari hal-hal yang ghaib ( tidak tampak ) dan yang tidak kita ketahui.

Contoh kasus: Pada suatu hari si A mau pergi kerja, dan ada si B baru pulang dari pasar, si A dan si B saling berpapasan di jalan, dan si B berpesan sesuatu ke si A, "hai si A nanti kalau lewat jalan raya agak kekanan karena di sebelah sisi kiri jalan ada lubang yang gak kelihatan dan kamu bisa tercebur kedalam lubang itu".

Apakah yang akan dilakukan si A? beriman ( percaya ) pada si B ( pembawa berita ghaib ) atau mengacuhkan si B karena merasa sudah sering melewati jalan raya?.

Sampai disini peluang yang di dapat masih 50:50.

Demi keselamatan, si A akan mempertimbangkan secara akal untuk menguatkan pilihannya. Misal, si A tau bahwa si B adalah orang yang selalu jujur dan amanah. Maka dengan analisa itu peluang si B untuk dipercayai semakin besar.

Dari pelajaran di atas kamu sudah sedikit tau mengenai logika peluang. Dan tentu saja yang mengatakan Tuhan tidak ada pada dasarnya dia tidak mempunyai logika berfikir sama sekali.

Oleh karena itu kalau ada pertanyaan mengenai benarkah Tuhan itu ada? 

"Maka jawaban yang sesuai dengan logika berfikir adalah 50:50".

Pertanyaan selanjutnya bagaimana cara menguatkan peluang hingga 100% bahwa Allah itu ada?

"Satu-satunya bukti akan adanya eksistensi Allah adalah kitab suci Al-Quran yang dipercaya sebagai firman Tuhan yang telah disampaikan lewat utusannya". Oleh karena itu bagi yang ingin mencari keselamatan didunia dan akhirat dipersilahkan untuk membuktikan sendiri secara ilmiah dari isi kandungan Al Quran dan tafsirnya.

Semoga yang senantiasa ingin mencari kebenaran Al-Quran selalu di berikan kemudahan dan petunjuk oleh Allah.

Comments

Populer Game untuk Bulan ini

Sunnah: Pengertian, Contoh, Pembagian, Fungsi, dan Cara Membedakan Hukum wajib dan Sunnah

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Segala puji bagi Allah, kali ini kami akan membahas Pengertian Sunnah, Contoh Pembagian Sunnah, Fungsi Sunnah, Serta Cara Membedakan Hukum wajib dan Sunnah. Pengertian Sunnah Difinisi Sunnah istilah yang diambil dari perkataan,perbuatan dan persetujuan dari nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan juga para sahabat. Jadi ada perbedaan antara sunnah dan hadist, Sunnah lebih global mencakup nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan juga para sahabat, sedangkan hadist Khusus dari perkataan,perbuatan dan persetujuan dari nabi shallallahu 'alaihi wasallam saja. As sunnah secara bahasa bisa berarti jalan, sedangkan as sunnah secara syariat adalah metode hidup rosullullah selama masa kenabiannya. Contoh Pembagian Sunnah  Adapun jenis sunnah ada 3 yaitu: Sunnah qouliyah yaitu yang berasal dari perkataan nabi Sunnah fi'liyah yaitu sunnah yang berasal dari perbuatan nabi Sunnah taqririyah yaitu sunnah yang berasal dari pe...

Jika Allah Maha Penyayang, Mengapa Allah Menciptakan Neraka untuk Menyiksa Manusia?

Jika Allah maha penyayang, mengapa Allah menciptakan neraka untuk menyiksa manusia?. Sedangkan Tuhan sanggup membuat seluruh manusia ini menjadi orang yang baik dan beriman sehingga semua bisa masuk kedalam surga. Jawab: Sang pencipta maha kuasa membuat manusia seluruhnya beriman. Namun tidak ada hal yang sia-sia dari semua yang telah ia ciptakan termasuk penciptaan neraka. Pada dasarnya surga dan neraka itu sudah diciptakan jauh sebelum manusia ada, dan salah satu tujuan manusia diciptakan adalah untuk mengisi tempat-tempat itu. Jadi mustahil kalau kedua tempat itu kosong nantinya. Allah maha penyayang, Allah tidak langsung menciptakan manusia lalu memasukkannya ke neraka. Karena pada dasarnya manusia itu tercipta lebih tinggi derajatnya dari malaikat ( ketika ia mampu melawan hawa nafsunya untuk beriman dan bertakwa ke pada Allah )  namun disisi lain manusia juga bisa lebih rendah derajatnya dari hewan ternak (ketika ia menuruti hawa nafsunya untuk kufur dan durhaka kepad...